Medan, 15 Agustus 2026 — Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) jadi tuan rumah rapat koordinasi pembentukan Forum Pusat Karier Perguruan Tinggi se-Kota Medan. Pertemuan yang digelar di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN SU, Sabtu (15/8), ini dihadiri lebih dari 20 pengelola pusat karier dari berbagai kampus di Kota Medan.


Rektor UIN SU yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Azhari Akmal Tarigan, menyampaikan bahwa perguruan tinggi saat ini menghadapi tantangan yang makin kompleks, terutama dalam menyiapkan lulusan agar siap masuk dunia kerja.

“Dinamika yang dihadapi kampus sekarang cukup kompleks. Karena itu, kolaborasi itu penting. Forum ini jadi salah satu bentuk kerja sama untuk melahirkan alumni yang siap kerja dan bisa terserap di industri maupun sektor lainnya,” ujar Azhari.

Ia menegaskan bahwa masalah pengangguran tidak bisa dibebankan ke satu kampus saja. Pusat karier, menurutnya, harus jadi penghubung antara mahasiswa, alumni, dunia usaha, dan industri.
“Pengangguran ini tanggung jawab bersama. Pusat karier hadir untuk menjembatani itu semua,” tambahnya.
Azhari juga mendorong perubahan cara pandang dalam pendidikan tinggi, di mana mahasiswa perlu lebih dekat dengan dunia kerja sejak masih kuliah.
“Sekarang mahasiswa nggak cukup cuma kuliah. Mereka juga perlu mulai terjun ke dunia kerja, atau kerja sambil kuliah. Di banyak negara, hal seperti ini sudah biasa,” jelasnya.
Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN SU, Prof. Muhammad Yafiz, yang sebelumnya juga menanggapi inisiatif ini, menilai pembentukan forum tersebut sebagai langkah penting untuk memperkuat sinergi pusat karier antarperguruan tinggi di Kota Medan.
Menurutnya, kolaborasi ini dibutuhkan agar kampus tidak berjalan sendiri-sendiri dalam membuka akses informasi kerja, pelatihan, magang, dan peluang karier bagi mahasiswa maupun alumni.
Rapat ini juga dihadiri Dhanny Damanik, inisiator Pusat Karier Solo Raya, yang ikut memberikan masukan dalam proses pembentukan forum. Dalam pertemuan tersebut, para peserta juga menyepakati struktur kepengurusan forum untuk masa jabatan dua tahun.

Yunida Simanjuntak, Ketua Pusat Karier Universitas Sari Mutiara Medan, terpilih sebagai Ketua Forum. Sementara itu, Ryandi dari Pusat Tracer Study dan Karier UIN SU ditetapkan sebagai Wakil Ketua.
Forum ini juga akan bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperluas akses mahasiswa dan alumni ke dunia kerja, termasuk lewat program magang, pelatihan, dan rekrutmen.
Salah satu agenda utama yang disepakati adalah penyelenggaraan Job Fair Gabungan Perguruan Tinggi se-Kota Medan yang direncanakan awal November 2026. Kegiatan ini akan dikoordinasikan oleh Ryandi dari UIN SU bersama Said Hanif dari Politeknik Teknologi Kimia Industri (PTKI) Medan.



Selain menghadirkan perusahaan dan instansi untuk rekrutmen, Job Fair ini juga akan diramaikan dengan pameran produk inovasi dan karya alumni dari berbagai kampus di Kota Medan. Kegiatan ini juga direncanakan menjadi momen pelantikan pengurus Forum Pusat Karier Perguruan Tinggi se-Kota Medan oleh Wali Kota Medan.
Bagi UIN SU, forum ini jadi bagian dari upaya memperkuat peran kampus dalam menyiapkan lulusan menghadapi dunia kerja. Harapannya, kolaborasi antarperguruan tinggi ini tidak hanya memudahkan alumni mendapatkan pekerjaan setelah lulus, tetapi juga memberi ruang bagi mahasiswa untuk membangun pengalaman, kompetensi, dan jejaring karier sejak masih kuliah.

