Jakarta, 04 Agustus 2026 — Kepala Pusat Tracer Study dan Alumni Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Dr. Ryandi, M.Ud., melakukan pertemuan dengan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., di Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran Pusat Tracer Study dan Alumni UINSU sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi dan relevansi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.
Dalam pertemuan tersebut, Dr. Ryandi, M.Ud. menyampaikan perkembangan pelaksanaan tracer study dan pengelolaan data alumni di lingkungan UINSU. Pusat Tracer Study dan Alumni UINSU terus berupaya mengembangkan tata kelola tracer study yang lebih sistematis, terintegrasi, dan berbasis data sehingga hasil yang diperoleh tidak hanya menjadi kebutuhan pelaporan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi dan pengambilan kebijakan di lingkungan universitas.
Tracer study memiliki peran penting dalam memberikan gambaran mengenai perjalanan lulusan setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi. Melalui tracer study, perguruan tinggi dapat memperoleh informasi mengenai masa transisi lulusan menuju dunia kerja, waktu tunggu memperoleh pekerjaan, kesesuaian bidang pekerjaan dengan kompetensi yang dimiliki, perkembangan karier, aktivitas kewirausahaan, hingga masukan alumni terhadap proses pembelajaran yang telah mereka tempuh.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A. menyambut baik dan memberikan dukungan terhadap upaya UINSU dalam memperkuat Pusat Tracer Study dan Alumni. Dukungan tersebut menjadi dorongan penting bagi UINSU untuk terus mengembangkan tracer study sebagai salah satu instrumen strategis dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam.
Menurutnya, data dan informasi yang bersumber dari alumni memiliki nilai strategis bagi perguruan tinggi. Data tersebut dapat digunakan untuk melihat sejauh mana proses pendidikan yang dilaksanakan mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja serta menjadi masukan dalam pengembangan kebijakan dan peningkatan kualitas perguruan tinggi.
Pertemuan tersebut juga membahas pentingnya pemanfaatan hasil tracer study secara lebih optimal. Data alumni yang dikelola dengan baik dapat menjadi sumber informasi untuk mengevaluasi relevansi kurikulum, meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat layanan kemahasiswaan dan alumni, serta membangun hubungan yang lebih erat antara perguruan tinggi dengan dunia kerja dan berbagai pemangku kepentingan.
Bagi UINSU, penguatan Pusat Tracer Study dan Alumni merupakan bagian dari komitmen untuk membangun budaya pengambilan keputusan berbasis data (data-driven decision making). Hasil tracer study diharapkan mampu menghasilkan informasi yang tidak hanya menggambarkan kondisi alumni, tetapi juga memberikan rekomendasi yang dapat digunakan oleh fakultas, program studi, dan unit terkait dalam melakukan perbaikan dan pengembangan secara berkelanjutan.
Dr. Ryandi, M.Ud. menyampaikan bahwa Pusat Tracer Study dan Alumni UINSU akan terus melakukan inovasi dalam pelaksanaan tracer study, baik dari sisi sistem, tata kelola, pemutakhiran data alumni, maupun strategi peningkatan partisipasi lulusan. Penguatan jejaring dan kolaborasi dengan berbagai pihak juga menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan data yang diperoleh dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kiprah alumni UINSU.
Sinergi dengan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI diharapkan dapat semakin memperkuat pengembangan tracer study di UINSU sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam pengelolaan dan pemanfaatan data alumni untuk mendukung kebijakan pendidikan tinggi keagamaan Islam.
Pertemuan di Jakarta tersebut menjadi momentum penting bagi UINSU untuk terus memperkuat keberadaan Pusat Tracer Study dan Alumni sebagai pusat data dan informasi strategis mengenai lulusan. Dukungan Direktur Diktis Kementerian Agama RI diharapkan semakin memotivasi UINSU untuk menghadirkan sistem tracer study yang profesional, terintegrasi, berbasis data, dan berorientasi pada peningkatan mutu lulusan.
Melalui penguatan tracer study, UINSU berkomitmen untuk memastikan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari jumlah lulusan yang dihasilkan, tetapi juga dari sejauh mana lulusan mampu terserap di dunia kerja, mengembangkan karier dan kewirausahaan, berkontribusi di tengah masyarakat, serta memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan nasional dan global.
Pertemuan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang semakin responsif terhadap perubahan zaman. Dengan dukungan dan sinergi yang berkelanjutan, Pusat Tracer Study dan Alumni UINSU diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pendidikan tinggi yang semakin berkualitas, adaptif, dan berbasis data.

