MEDAN – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas kompetensi keagamaan sivitas akademika. Melalui Pusat Pendampingan Mutu Mahasiswa, LPM menggelar kegiatan Up Grading Tahsin dan Tahfizh yang ditujukan khusus bagi dosen dan mahasiswa penerima setoran hafalan di lingkungan kampus.

Kepala Pusat Pendampingan Mutu Mahasiswa, Prof. Dr. Mustapa Khamal Rokan, MH, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menyamakan standar kualitas bacaan dan hafalan Al-Qur’an. “Kami ingin memastikan bahwa proses setoran hafalan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga secara substansi memenuhi kaidah tajwid dan kualitas tahfizh yang mumpuni,” ujar Prof. Mustapa.


Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026, di Aula Fakultas Syariah Kampus 2 Pancing ini, mengundang para dosen dan mahasiswa dari Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membekali para pendamping agar memiliki persepsi yang sama dalam mengevaluasi hafalan mahasiswa.
Lebih lanjut, Prof. Mustapa menekankan bahwa agenda ini bukan sekadar kegiatan seremonial atau terbatas pada satu unit saja. Up grading ini merupakan bagian dari rangkaian program berkelanjutan yang akan dilaksanakan secara bergilir di seluruh fakultas yang ada di lingkungan UINSU. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan mutu yang merata bagi seluruh mahasiswa penerima program tahsin dan tahfizh.



Secara filosofis, inisiatif ini merupakan upaya masif LPM UINSU dalam meningkatkan literasi baca tulis Al-Qur’an di kalangan akademisi. Dengan penguatan kompetensi ini, diharapkan lulusan UINSU tidak hanya unggul secara intelektual dalam bidang keilmuannya masing-masing, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan kefasihan dalam berinteraksi dengan kitab suci Al-Qur’an.
