13 Agustus 2018 13:41 wib

Bali, 1 - 3 Agustus 2018. Lembaga Penjaminan Mutu UIN SU Medan diwakili Ketua LPM UIN SU, Dr. Mhd. Syahnan, MA dan Sekretaris LPM, Dr. Isnaini Harahap, MA, mengikuti acara Sosialisasi AIPT Versi 3.0 bersama dengan Lembaga Penjaminan Mutu se-Indonesia di Hotel Sovereign, Bali. Acara dibuka oleh Dirjen Pendis, yang diwakili oleh Kasubdit Kelembagaan dan Kerja Sama Direktorat PTKI KEMENAG RI, didampingi oleh Kasie. Penjaminan Mutu, Zidal Huda, MA. Dalam sambutannya, Agus Sholeh menyampaikan 1. Untuk peningkatan mutu pendidikan terkhusus Akreditasi, Kemenag sdh secara serius melakukan penguatan. 2. Tiap Subdit di Diktis diarahkan untuk mendesain program dan kegiatan yg memperkuat pun menunjang Akreditasi atau Re Akreditasi. 3. Dari segi budget Diktis telah mengintervensi dana khusus untuk akreditasi = Prodi: 25 Juta dan Institusi: 40 Juta 4. Yang tak kalah pentingnya adalah ketercukupan dokumen, termasuk catatan harian tiap unit di kampus. Kita tdk boleh lagi "mengarang", tetapi harus berbasis data/by data. 5. Kemenag juga mendorong peningkatan mutu secara kompetitif, misalnya pemeringkatan PTKIN melalui SMS dengan indikator-indikator yg mengarah kepada peningkatan mutu. 6. PT tdk boleh terkesan hanya berfungsi mencetak sarjana an sich, tetapi sejatinya lebih dari itu. 7. Setiap PT harus memiliki Renstra atau jika perlu dilakukan revisi Renstra dengan melihat perkembangan yg cukup akseleratif. 8. Milestones Pengembangan Diktis, bukan lagi pada tingkat nasional, tetapi juga Asia bahkan dunia Global. 9. SMS: GUG, UPI, CAU dan GRU. 10. Keempat hal di atas adalah instrumen yg digunakan untuk pemeringkatan yg juga mengarah pada penguatan dan peningkatan akreditasi. 11. Komitmen Kemenag ttg intervensi anggaran untuk LPM sebesar 10% dari DIPA. (ish)

Matriks penilaian AIPT Versi 3.0 silahkan download

http://lpm.uinsu.ac.id/assets/file/Matriks_Penilaian_APT_Akademik_PTS_20180325.pdf